Techno

Indonesia Songsong Era 5G, Apa Saja Keunggulan dari Jaringan Ini?

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika telah memberikan izin kepada Telkomsel untuk menguji coba jaringan 5G. Melalui Uji Laik Operasi (ULO) anak usaha BUMN PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menjadi satu satunya operator di Indonesia yang segera menggelar jaringan generasi kelima atau 5G di Indonesia. Sebelumnya, Telkomsel melakukan uji coba tersebut di enam lokasi di Jakarta dan sekitarny. Kawasan itu meliputi perumahan Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk (PIK), Bumi Serpong Damai (BSD), Widya Chandra, dan Alam Sutera.

Lalu, apa saja yang dibutuhkan sebelum jaringan 5G ini beroperasi. Selain itu, bagaimana hal itu mengubah cara dunia terhubung dan berkomunikasi, berikut penjelasan dari Qualcomm. Sebagai informasi, 5G merupakan jaringan seluler generasi kelima yang merupakan suksesor jaringan nirkabel global baru setelah jaringan 1G, 2G, 3G, dan 4G. 5G disebut sebagai jaringan jenis baru yang mampu menghubungkan hampir semua orang secara bersama sama termasuk mesin, objek, dan perangkat. Teknologi nirkabel 5G juga memiliki keunggulan kecepatan data lebih tinggi, latensi yang rendah, keandalan lebih naik, kapasitas jaringan masif, dan pengalaman pengguna yang lebih seragam kepada lebih banyak konsumen.

"Performa yang lebih tinggi dan peningkatan efisiensi memberdayakan pengalaman pengguna baru dan menghubungkan industri baru," tulis penjelasan yang ditulis Qualcomm dalam situs resminya, Minggu (23/5/2021). Terdapat perbedaan 5G dengan jaringan seluler generasi sebelumny. Saat generasi pertama (1G) yang muncul di era 1980 an hanya menyampaikan suara analog. Selanjutnya, pengemnangan dilakukan oleh pakar hingga berhasil menciptakan jaringan generasi kedua (2G) yang hadir di awal 1990 an. Saat itu, diperkenalkanlah suara digital seperti Code Division Multiple Access (CDMA).

Riset tak berhenti di situ, generasi ketiga (3G) lahir ada di awal tahun 2000 an dan dilengkapi data seluler misalnya CDMA2000 yang memungkinkan mengirim pesan melalui jairngan internet di ponsel. Sedangkan generasi keempat (4G) LTE 2010 an mengantarkan era broadband seluler yang lebih mumpuni dan bisa digunakan secara multiplatform. "1G, 2G, 3G, dan 4G semuanya mengarah ke 5G, yang dirancang untuk menyediakan lebih banyak konektivitas daripada sebelumnya," tambah keterangan tersebut.

Banyak negara maju yang sudah atau segera ingin mewujudkan teknologi 5G saat ini. Beberapa alasannya karena jaringan 5G lebih baik daripada 4G dari sisi kecepatan data, kapasitas lebih besar, memiliki latensi yang jauh lebih rendah, platform terpadu yang unggul, dan menggunakan spektrum lebih baik dari 4G Selain itu jaringan 5G lebih terpadu dan mumpuni karena dirancang dengan kapasitas luas sehingga memungkinkan pengalaman pengguna generasi berikutnya, memberdayakan model penerapan baru, dan memberikan layanan baru. Karena keunggulan tersebut pula, jaringan ini akan memperluas ekosistem seluler ke ranah baru. Era 5G akan memengaruhi setiap sendi sendi kehidupan seperti industri, teknologi transportasi yang lebih aman, perawatan kesehatan jarak jauh, hingga pengelolaan pertanian yang lebih modern dan presisi.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.